Mengkonfirmasi kecalakaan bus Damri di Sanggau, Kalimantan Barat dengan satu penumpang meninggal dunia dan sejumlah luka-luka.Kasus ini menambah sorotan atas keselamatan penumpang Damri.
Kecelakaan maut melibatkan bus Damri di sanggau laporan terbaru menyebut kecelakaan beruntun dua bus Damri dan truk pada 21 januari 2026 di Trans Kalimantan menyebabkan 1 sopir tewas dan 12 luka.ada juga insiden terpisah 5 April 2026,bus Damri bawa 31 penumpang kecelakaan tunggal,1 tewas dan 20 luka.Minggu (5/4/2026) siang.
Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Sanggau memastikan sebanyak satu orang meninggal Dunia dan
Penumpang lainnya mengalami luka-luka pada kecelakaan bus Damri jurusan Sintang-Pontianak yang terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau,Kalimantan Barat. kata Kepala Satuan Lantas Polres Sanggau Iptu Andiet Tri Hatmojo.
Dia menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi di jalan penurunan di Desa Penyeladi,Kecamatan Kapuas,sekitar pukul 13.50 WIB.
Selain satu korban meninggal,sejumlah penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan yang saat ini tegah mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.
Saksimata mengatakan kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat pergerakan kendaraan itu hilangan kendali saat melintas jalan menurun dan berbelok.
"Diduga sementara rem tidak berfungsi optimal,sehingga kendaraan kehilangan kendali di jalan menurun dan terjadi kecelakaan
Sebelum kejadian tersebut,pengemudi mengaku telah mengemudikan kendaraan secara hati-hati karena menyadari adanya kendala sistem pengereman,Sopir kemudian mengendalikan dengan membanting setir kanan,namun bus tetap tidak terkendali hingga akhirnya mengalami kecelakaan.
Akibat insiden tersebut, tercatat satu orang meninggal dunia, 20 orang mengalami luka berat dan ringan.
"Saat ini Dari kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan" Tuturnya.
Berdasarkan data kepolisian,bus berjenis Mercedes-Benz dengan nomor polisi KB 7710 S ini mengangkut sebanyak 31 Orang.
Manajemen DAMRI cabang Pontianak dalam keterangan resminya menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tersebut dan memastikan seluruh korban telah mendapatkan menanganan medis.
Perusahaan DAMRI juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proses investigasi dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek operasional dan keselamatan guna mencegah kejadian serupa ke depannya.
