Karawang, Jurnalrakyat.my.id - Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) secara resmi memulai pembangunan Gedung Dome Kampus 2 melalui prosesi peletakan batu pertama. Pembangunan fasilitas multifungsi ini menjadi bagian dari komitmen UNSIKA dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui peningkatan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai aktivitas sivitas akademika.
Rektor UNSIKA, Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., mengatakan bahwa pembangunan Gedung Dome merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan kampus yang semakin modern dan berdaya saing.
"Peletakan batu pertama ini merupakan bagian dari upaya UNSIKA untuk melengkapi sarana dan prasarana pendukung Tridharma Perguruan Tinggi. Kehadiran Gedung Dome diharapkan mampu menunjang berbagai aktivitas akademik, olahraga, seni budaya, kemahasiswaan, hingga kegiatan yang melibatkan masyarakat luas," ujarnya.
Menurut Rektor, pembangunan Gedung Dome juga memiliki nilai strategis karena berada di kawasan Kampus 2 UNSIKA yang terus berkembang dan berlokasi di pusat Kabupaten Karawang.
Ia menjelaskan, hingga saat ini Karawang belum memiliki fasilitas berkapasitas besar yang dapat mengakomodasi berbagai kegiatan akademik maupun kemasyarakatan. Oleh karena itu, Dome UNSIKA diharapkan mampu menjadi fasilitas representatif yang tidak hanya dimanfaatkan oleh sivitas akademika, tetapi juga oleh masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Karawang maupun wilayah sekitarnya.
"Keberadaan Dome ini dilandasi oleh potensi pengembangan Kampus 2 UNSIKA yang berada di pusat Kota Karawang. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan kontribusi besar bagi pengembangan pendidikan sekaligus mendukung berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, Drs. Wawan Setiawan, M.M., menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Gedung Dome Kampus 2 UNSIKA.
Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi bukti nyata komitmen UNSIKA dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan tinggi yang manfaatnya akan dirasakan tidak hanya oleh sivitas akademika, tetapi juga oleh masyarakat Kabupaten Karawang.
Ia optimistis, seiring berkembangnya infrastruktur dan kualitas penyelenggaraan pendidikan, UNSIKA akan semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggulan di Kabupaten Karawang yang mampu mencetak sumber daya manusia berkualitas serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Gedung Multifungsi Berkapasitas 10.000 Orang
Gedung Dome Kampus 2 dirancang sebagai bangunan multifungsi dengan kapasitas sekitar 10.000 orang dan luas bangunan mencapai 6.156 meter persegi.
Berbagai fasilitas yang akan tersedia antara lain:
Lapangan mini soccer;
Lapangan basket;
Panggung utama untuk wisuda dan kegiatan akademik;
Ruang resepsionis;
Ruang briefing;
Ruang ganti;
Dapur;
Toilet;
Musala;
Ruang medis;
Gudang;
Ruang transit; serta
Berbagai fasilitas penunjang kegiatan mahasiswa lainnya.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan kegiatan akademik, olahraga, seni budaya, konferensi, hingga kegiatan sosial dan kemasyarakatan dalam skala besar.
Nilai Investasi Capai Rp118,4 Miliar
Pembangunan Gedung Dome Kampus 2 memiliki total nilai investasi sebesar Rp118.429.739.800 yang dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu:
Tahap I sebesar Rp48.392.470.700;
Tahap II sebesar Rp47.997.928.800; dan
Tahap III sebesar Rp22.039.340.300.
Tahap pertama dibiayai melalui anggaran Badan Layanan Umum (BLU) dengan pagu sebesar Rp48.392.470.700.
Melalui proses tender yang dilaksanakan oleh Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, diperoleh nilai kontrak sebesar Rp38.669.763.980, sehingga menghasilkan efisiensi anggaran sebesar Rp9.722.706.720.
Pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh PT Baja Manunggal Perkasa, dengan pengawasan oleh KSO PT LPPSLH Konsultan–PT Saranabudi Prakarsaripta, serta perencanaan oleh PT Aryo Prima Konsultan berdasarkan Detail Engineering Design (DED) Tahun 2024.
Pelaksanaan pembangunan tahap pertama dijadwalkan berlangsung selama 210 hari kalender, disertai masa pemeliharaan selama 180 hari kalender setelah pekerjaan selesai.
Dengan dimulainya pembangunan Gedung Dome Kampus 2, UNSIKA berharap fasilitas ini akan menjadi ikon baru kampus sekaligus pusat kegiatan akademik, olahraga, seni budaya, dan kemasyarakatan di Kabupaten Karawang. Kehadiran Dome juga diharapkan semakin memperkuat peran UNSIKA sebagai perguruan tinggi yang humanis, unggul, berdaya saing, dan berkelas dunia.
A. Muslim
